Menjadi Juara

menjadi juara
Share This Article

Ayat Bacaan: Ulangan 11:1-32

Seorang olahragawan hanya dapat memperoleh mahkota sebagai juara, apabila ia bertanding menurut peraturan-peraturan olahraga.

2 Timotius 2:5

Setiap orang khususnya para atlit yang akan bertanding dalam pertandingan tentunya ingin menjadi juara dan mengalami kemenangan. Namun untuk menjadi pemenang setiap atlit harus mampu menjalani setiap proses di mana para atlit pasti pernah mengalami kegagalan, dan hanya mereka saja yang bertahan yang pada akhirnya dapat mencapai kemenangan. Begitu pula dalam hidup ini, setiap kita tentu selalu ingin mengalami kemenangan demi kemenangan. Tuhan bahkan telah menjanjikan hidup yang penuh dengan kemenangan bagi kita. Namun sebelum mencapai kemenangan, ada saatnya kita mengalami sebuah proses. Tanpa proses maka tidak akan ada kemenangan. Oleh karenanya, ketika kita mengalami proses tetaplah bertahan, tetaplah kuat sampai saatnya proses itu berakhir. Tidak selamanya kita mengalami proses. Akan ada saatnya kita mengalami jalan keluar dan pemulihan dari Tuhan. Proses apapun yang kita alami, tetaplah bertahan sampai pada akhirnya Tuhan memberikan kemenangan. Setelah proses berakhir, kita akan melihat rencana Tuhan yang indah bagi kita.

Yang berikutnya untuk menjadi sang juara, kita harus memiliki kedisiplinan. Seorang atlit yang profesional sebelum bertanding akan terus berlatih dengan teratur, sampai tiba waktunya untuk maju dalam pertandingan. Begitu pula kita perlu memiliki kedisiplinan, baik dalam pembacaan Firman, maupun dalam saat teduh dengan Tuhan. Dengan kita disiplin membaca Firman maka iman kita akan semakin dikuatkan, sehingga saat masalah datang, diri kita sudah menjadi kuat dan akhirnya kita akan menjadi pemenang. Selain itu untuk menjadi pemenang, kita perlu memiliki ketahanan yang kuat. Dalam hidup ini ada banyak hal yang dapat membuat kita menjadi lemah, baik itu masalah, kegagalan, ataupun tantangan. Hendaknya kita harus tetap kuat dan bertahan, jangan sampai kita menjadi lemah dan putus asa. Barangsiapa yang setia sampai akhir akan menerima mahkota kehidupan.

Seorang juara juga memiliki fokus yang benar dalam pertandingan. Ia tidak akan memusingkan yang lain namun berfokus kepada kemenangan yang hendak diraihnya. Begitu juga kita harus memiliki fokus yang benar agar kita dapat mencapai hidup yang penuh dengan kemenangan. Dalam setiap pergumulan, tetaplah berjuang, dan percayalah bahwa Tuhan itu yang menjadi kekuatan kita. Jangan mudah berputus asa. Dia akan menuntun kita kepada kemenangan.

 

Yakinlah bahwa kita ini adalah umat pemenang,

sehingga dalam situasi apapun kita harus bersikap sebagai orang yang menang yang tetap maju bersama Yesus.

Share This Article

This post is also available in: English

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nineteen + seventeen =