Berhenti untuk Kecewa

kecewa
Share This Article

Ayat Bacaan: Ulangan 9:1-29

Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

Amsal 4:23

Tak ada seorangpun dalam hidup ini yang tidak pernah kecewa, kita semua pasti pernah mengalaminya. Contohnya, saat kita mengharapkan sesuatu namun belum tercapai, maka hal ini dapat menimbulkan kekecewaan. Memang semua yang ada dalam hidup ini bisa mengecewakan kita. Hanya Yesus yang tidak pernah membuat kita kecewa, karena Dia bukanlah manusia yang mudah mengecewakan. Oleh karenanya kita harus belajar dalam hidup ini, bila semuanya tidak berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan, janganlah kiranya kita kecewa. Sebab kekecewaan akan membuat kita menjadi pesimis dalam menghadapi kenyataan hidup ini.

Saat kekecewaan itu dirasakan, secara tidak langsung hal ini dapat menyebabkan kita mengalami kepahitan, dan akhirnya akan merugikan diri kita sendiri. Maka itu jangan pernah menyimpan kepahitan, bebaskan hati kita dari rasa kecewa. Tetaplah bersyukur dan percaya kepada Tuhan. Bahkan sekalipun kenyataan yang ada tidak berjalan sesuai yang kita harapkan, setidaknya tetaplah kuat sebab Tuhan selalu baik. RencanaNya tidak pernah gagal dan Dia pasti akan menyatakan janji-janjiNya bagi kita. Bila saat ini mungkin yang kita inginkan belum terjadi, janganlah kecewa. Percayalah bahwa Ia akan membuat semua indah pada waktuNya. Rasa kecewa juga dapat menghilangkan sukacita dan damai sejahtera. Jangan sampai ketenangan kita hilang oleh karena kekecewaan. Milikilah pengharapan yang baru supaya kita bersukacita dan bersemangat. Teruslah berharap kepada Tuhan sebab Ia tidak pernah mengecewakan bagi mereka yang berharap kepadaNya.

Agar tidak gampang kecewa, kita harus menjaga hati kita dengan segala kewaspadaan (Amsal 4:23), yaitu dengan menjaganya sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan. Saat hati kita terus dipenuhi dengan janjiNya Tuhan, maka kita akan kuat dan tidak mudah kecewa. Selain itu, berhentilah berharap kepada manusia, sebaliknya lebih banyaklah berharap kepada Tuhan sebagai sumber segalanya. Dalam hidup ini hendaklah kita berfokus kepada Tuhan, terutama dalam menghadapi setiap masalah yang dapat membuat kita kecewa, karena bersamaNya, kita tidak akan pernah dikecewakan.

Hanya Tuhan yang sanggup memulihkan hati yang kecewa, serta mengubahkan kekecewaan menjadi sukacita. Dia juga akan memberikan damaiNya bagi kita, jadi mulai saat ini berhentilah untuk kecewa. Mari kita menjalani kehidupan ini tanpa ada rasa kecewa. Serahkanlah semua kepada Tuhan. Amin.

Berhentilah berharap kepada manusia, karena itu akan membuat kita kecewa.

Share This Article

This post is also available in: English

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sixteen − twelve =