Tahukah Anda bahwa Hidup Anda Seperti Sebuah Buku?

Share This Article

 

Tahukah Anda bahwa hidup Anda seperti sebuah buku? Hari-hari dari hidup Anda didokumentasikan dengan baik di setiap halaman buku tersebut. Ada banyak bab. Beberapa bab berisi cerita-cerita yang indah dan menyenangkan. Beberapa lainnya gelap dan menyakitkan. Ada kalanya, Anda bertaut pada bab yang baru saja Anda lalui. Anda tidak ingin meneruskan ke bab berikutnya karena Anda tidak yakin apa yang akan Anda dapatkan di masa depan. Sedangkan Anda sudah tahu dengan baik apa yang telah terjadi di masa lalu, Anda sudah terbiasa dengan masa lalu dan tidak ingin masuk ke masa depan.

Satu hal yang harus Anda ketahui, Tuhan adalah Penulis kehidupan Anda, halaman demi halaman. Ia mengetahui setiap detil yang terjadi dalam hidup Anda. Ia mengerti setiap tantangan, pergumulan, dan rasa sakit yang Anda alami. Ia bergembira atas setiap kesuksesan, kebahagiaan, dan kemenangan yang kita raih. Ia bahkan sudah tahu akhir ceritanya dari awal. Meskipun terkadang Tuhan mengizinkan bab-bab yang menyakitkan terjadi, tujuannya adalah untuk membentuk karakter kita supaya menjadi lebih kuat lagi dan tidak lemah. Apapun yang terjadi, Tuhan tahu bahwa akhirnya selalu indah. Rangkumannya jelas, Anda diselamatkan oleh anugrahNya. Yesus sudah membayar harga keselamatan Anda dengan lunas. Anda akan bersama-sama denganNya di alam kekekalan.

Saya baru menghadiri upacara pemakaman seorang rekan hamba Tuhan, minggu yang lalu. Saya seperti diingatkan lagi dan lagi tentang arti kehidupan ini. Hidup ini bukan tentang berapa lama Anda hidup di bumi. Hidup ini bukan tentang berapa banyak kekayaan yang sudah Anda kumpulkan selama ini (toh Anda tidak dapat membawanya nanti pada saat Anda harus pergi). Tetapi hidup ini adalah tentang memberikan dampak kepada orang lain. Tentang perbedaan apa yang telah Anda buat bagi umat manusia, bukan hanya bagi anggota keluarga Anda sendiri. Berapa banyak dunia ini akan merasa kehilangan pada saat Anda pergi dan berapa lama mereka merasa kehilangan?

Yang terpenting, hidup ini adalah tentang mengenal Pencipta Anda, Penulis kehidupan Anda. Berapa banyak Anda telah belajar mengenalNya, bukan hanya belajar tentang Dia? Sekali Anda mengenalNya, Anda akan ingin belajar mengenal kehendakNya. Sekali Anda mengenal kehendakNya, Anda tidak akan ingin melakukan hal-hal yang lain, kecuali melakukan kehendakNya. Sudahkah Anda memahami semua ini? Temukan jawabannya di dalam Alkitab, buku panduan hidup kita. Isinya adalah instruksi-instruksi mendasar yang harus kita ketahui sebelum kita meninggalkan bumi ini. Pastikan Anda mengerti isinya dengan seksama, sebelum waktu keberangkatan Anda. Dan, selama Anda masih ada di sini, gunakan hidup Anda dengan sebaik-baiknya.

Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap (Yakobus 4:14). Tetapi dalam waktu yang begitu singkat ini, Tuhan meminta kita untuk menjadi garam dan terang dunia, membawa dampak yang berarti bagi dunia ini. Dan kita harus selalu ingat bahwa apa yang kita lakukan dalam hidup kita yang singkat ini mempengaruhi kekekalan kita nantinya. Seperti yang Yesus katakan di Yohanes 6:47, “Sesungguhnya barangsiapa percaya, ia mempunyai hidup yang kekal.” Percayalah kepadaNya, Anda akan memperoleh hidup yang kekal. Amin! (DC)

Share This Article

This post is also available in: English

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

11 − 7 =