Kesombongan Membawa Celaka

Share This Article

Memiliki kekayaan berlimpah, dan kedudukan yang tinggi adalah mimpi setiap manusia, namun ada satu hal yang menjadi sifat manusia ketika memiliki semuanya itu, yaitu kesombongan atau tinggi hati.  Sifat ini bergelayut kepada orang-orang yang merasa dirinya sudah mempunyai segalanya, sehingga tanpa ia sadari, ia pun merendahkan orang lain dengan perkataannya ataupun perbuatannya.

Pengertian dari Sombong atau tinggi hati itu adalah merasa bahwa dirinya jauh lebih baik daripada orang lain, sehingga dia melihat orang lain itu rendah, hina dan sebagainya. Sifat ini seakan sudah mengakar pada manusia, dijaman maju seperti sekarang ini. banyak orang yang dengan jujur mengatakan, mereka menyombongkan dirinya adalah hal yang lumrah. Hal ini lantaran kekayaan yang mereka miliki serta kepintaran, sehingga sangat wajar menyombongkan diri.

Kesombongan juga tidak sebatas menyombongkan apa yang ia miliki berdasarkan materi, namun sekarang ini banyak juga para pelayan Tuhan, menyombongkan diri mereka, seakan-akan mereka lebih suci dari siapapun. Inilah yang disebut kesombongan rohani. Sombong rohani berarti memegahkan dirinya, dengan embel-embel agama.  Bahkan dengan atribut tersebut, mereka dengan gampangnya bisa menghakimi orang lain yang dirasa tidak berkenan di mata mereka.

Orang yang sombong rohani biasanya selalu ingin membanding-bandingkan pertumbuhan rohani mereka dengan orang lain, seakan-akan lebih religius dan beriman ketimbang yang lain, bukan itu saja tanpa malu-malu terkadang mereka ingin menunjukkan betapa rohaninya mereka dengan orang disekitarnya.

Maka itu, perlu kita ingat kesombongan adalah awal kehancuran, bukti dari hal ini kisah alkitab, yaitu raja Nebukadnezar yang jatuh ke dalam dosa kesombongan karena kekayaan dan kekuasaan yang ia miliki, namun pada akhirnya ia pun jatuh bahkan direndahkan sedemikian rupa.

Karena itulah, lebih baik menghindari akan kesombongan yang mengakar dalam diri kita, selain itu cobalah mengintropeksi diri agar tidak terjebak dengan sikap tinggi hati tersebut. Dan yang paling utama dan diingat selalu meminta hikmat kepada Tuhan untuk menjauhkan dari rasa kesombongan. (MS)

Yakobus 4:6b “Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.”

Share This Article

This post is also available in: English

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four + twenty =