Kecewa dan marah

Share This Article

Dalam film Bruce Almighty, Jim Carey memerankan karakter seorang reporter televisi bernama Bruce yang kecewa pada dirinya sendiri. Ia merasa ‘kesialan’ selalu mewarnai perjalanan hidupnya. Ia merasa tak  seberuntung orang lain, dan itu membuatnya iri pada orang-orang yang ia anggap mujur. Bruce pun kecewa dan marah pada Tuhan. Ia menganggap Tuhan tak adil, dan tak mampu mengatur jalan hidupnya. Di puncak keputusasaan dan amarahnya, suatu kali ia di beri kesempatan oleh Tuhan, untuk menjadi Tuhan selama beberapa hari. Mendapatkan kemampuan yang luar biasa sebagai pencipta, Bruce pun mulai mempergunakan kekuatan itu. Sayangnya ia mempergunakan untuk kepentingan pribadiNya. Toh kenyataannya, ia lebih tak becus dari Tuhan. Bruce, baru menyadari, bahwa Tuhan adalah Pribadi yang besar dan apa pun yang Ia lakukan selalu benar. Tuhan tau apa yang baik bagi manusia. Sahabat. Ini memang hanya kisah dalam sebauh film, namun dalam  kehidupan nyata gambaran seseorang yang kecewa  dan marah pada Tuhan, sering kita jumpai, bahkan mungkin kita adalah salah satunya.

Tak sedikit orang yang merasa hidup yang mereka jalani  tak adil. Bahkan marah pada Tuhan. Keadaan diri kita hari ini, mungkin membuat kita berpikir apa Tuhan mengasihi kita, apa IA peduli kita. Mengapa yang terjadi pada kita tak sesuai yang kita inginkan? Kenapa banyak sekali permasalahan yang menyinggahi hidup kita. Begitu banyak pertanyaan yang tersimpan dalam benak  kita menanggapi kehidupan yang harus kita jalani. Sahabat, penting kita sadari, bahwa hidup memang tak selalu sejalan dengan apa yang kita dambakan. Kadang kita harus hal-hal yang pahit, tak menyenangkan dan mengecewakan. Tak jarang, yang akhirnya kecewa padaNya. Merasa tidak ada keadilan Tuhan untuknya, dan berpikir seharusnya Tuhan mampu mengatur hidup kita  lebih baik lagi.

Sahabat. Marah pada Tuhan tidak akan membuat hidup kita berubah seperti apa yang kita harapkan, bebas dari masalah dan selalu mujur di setiap waktu dan kesempatan serta di mana pun kita berada. Amarah kita, akan membuat kita semakin jauh dari Tuhan, karena kita kecewa kita merasa tak perlu lagi tuhan dalam hiudp kita. Hari-hari kita akan terisi dengan segala protes. Sahabat. Saat kita dalam keadaan yang buruk atau terpuruk sekali pun mari kita tak marah pada  keadaan kita hari ini, terlebih pada Tuhan. Mari, kita lakukan bagian kita, dengan hidup sesuai dengan kebenaranNya. Tetap mensyukuri apa pun yang terjadi dalam hidup kita. Ya, memang bukan perkara yang mudah untuk bersyukur di tengah kehidupan yang tak indah. Tapi tetap percaya sepenuhnya kepadaNya, bahwa kasih setia Tuhan tak pernah berlalu dalam hidup kita. Kasih karuniNya tercurah bagi setiap kita. Saat kita dalam keadaan yang tak seperti kita impikan, tak perlu protes apalagi marah padaNya,  karena IA tak pernah salah dan tak biarkan kita kalah. Tetap berserah, dan anugerahNya yang luar biasa akan tercurah pada kita. (JL)

 

 

Share This Article

This post is also available in: English

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

14 − 11 =