Bagaimana Berpikiran Rohani

Share This Article

“Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.

Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.”

Roma 8:5-6

Sekarang saya tahu apa yang dimaksudkan ayat-ayat ini. Sangat sederhana. Jika pikiran kita penuh dengan kedagingan, maka kita akan mengalami kematian, tetapi jika pikiran kita penuh dengan perkara-perkara rohani, maka kita akan mengalami hidup dan damai sejahtera. Kita semua setuju akan hal ini. Tetapi mari kita lihat ayat ini lebih seksama dalam level rohani. Yesus sering memberikan perumpamaan yang kemudian akan ditutup dengan, “Siapa mempunyai telinga, hendaklah ia mendengar.”

 

Mari kita teliti ayat 5,

“Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan HAL-HAL YANG DARI ROH.”

Perhatikan kata-kata dalam huruf besar. Di sini dikatakan jika kita memikirkan hal-hal yang dari Roh, yang artinya kita harus berfokus pada apa yang dikatakan dan dilakukan oleh Roh Kudus. Apa pekerjaan Roh Kudus?

Yesus berkata,

“Ia (Roh Kudus) akan MEMULIAKAN AKU, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.” Yohanes 16:14.

Pekerjaan Roh Kudus adalah memuliakan Yesus, meninggikan Yesus, menyatakan Yesus, berfokus pada Yesus. Roh Kudus hanya akan memberitakan apa yang diterimaNya dari Yesus (Yohanes 16:12-15). Dengan kata lain, berfokus pada Roh Kudus berarti berfokus pada Yesus.

Karena pekerjaan Roh Kudus adalah menyatakan pribadi Yesus, maka di ayat berikutnya kita mungkin akan dapat melihat Yesus. Dapatkah anda melihatNya? Mari baca ayat 6:

“Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah HIDUP dan DAMAI SEJAHTERA.”

Siapakah hidup? Yesus berkata, Akulah jalan, kebenaran dan HIDUP! Lalu siapakah damai sejahtera? Hanya ada satu Raja DAMAI, dan namanya YESUS!

Maka saya temukan bahwa cara yang benar untuk berpikiran rohani adalah dengan cara menyadari keberadaan Yesus di setiap waktu, dan dalam segala hal.

Sobat, jika anda bisa tetap berfokus pada Yesus dan kasihNya bagimu, maka sebagai hasilnya anda akan mengalami hidup dan damai sejahtera setiap hari. Segala sesuatunya adalah tentang Yesus!

Share This Article

This post is also available in: English

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × 2 =