Tuhan Sanggup Mengubah yang Buruk

Share This Article

Ayat Bacaan: Keluaran 16:1-36

namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.

Habakuk 3:18

 

Dalam  menjalani hidup ini, adakalanya kita menjumpai situasi yang buruk mungkin tidak kita harapkan. Ketika berada dalam situasi yang suram, bisa jadi kita kecewa, ataupun putus asa. Tetapi kita tidak boleh mudah menyerah sebab Tuhan masih sanggup untuk mengubah segalanya. Tuhan mampu mengubah yang buruk menjadi baik, dan Tuhan juga mampu memberkati serta memulihkan. Percayalah bahwa segala sesuatu yang kita alami itu bukanlah akhir dari segalanya. sebab Tuhan masih memiliki rencana yang terbaik bagi kita umatnya, mak itu harus tetap kuat dan teguh. Kita bisa melihat kisah tentang Yusuf, saat Dia mengalami situasi yang tidak baik. Yusuf  dibuang oleh saudara saudaranya serta sempat dipenjarakan. Namun ia tetap setia kepada Tuhan hingga pada akhirnya mengalami hal yang luar biasa. Tuhan memulihkan keadaannya dan hidupnya pun menjadi berkat bagi keluarganya.

Begitu pula saat kita mengalami hal yang buruk. Jangan cepat menjadi putus asa,  sebaliknya kita  harus berfokus pada Yesus sebagai sumber penolong. Yesus sanggup melakukan perkara yang besar dan tidak ada yang mustahil bagi Dia. Yakinlah bahwa Tuhan selalu turut bekerja di dsetiap masalah untuk mendatangkan kebaikkan bagi kita (Roma 8:28) Tuhan tidak akan pernah meninggalkan pada saat kita menghadapi masalah, Dia selalu menyertai bahkan menolong kita. Jangan mudah untuk menyerah, namun harus tetap optimis sebab di dalam Tuhan selalu ada pengharapan serta kepastian. Pengharapan di dalam Tuhan bukanlah hal yang mengecewakan. Tetaplah maju dan melakukan bagian kita sambil tetap berserah pada Tuhan saja.

Kemudian, di saat kita sedang mengalami hal yang buruk,  setidaknya bergantung pada Tuhan. Jangan menjauh, karena Tuhan adalah sumber segalanya bagi kita. Hanya di dalam Dia kita akan memperoleh pertolongan, Bahkan tetaplah bersukacita seperti halnya Habakuk 3 mengatakan bahwa sekalipun Nabi Habakuk mengalami situasi yang buruk tetapi ia tetap bersukacita dan beria-ria di dalam Tuhan

Ketika menghadapi situasi yang buruk, kita harus tetap menjaga perkataan, jangan sampai mengucapkan kata-kata yang negative.  Ucapkanlah selalu firman Tuhan, sebab janji Tuhan berkuasa, sehingga saat kita mengucapkan janjiNya maka hal ini akan digenapi. Sekalipun keadaan belum berubah namun teruslah perkatakanlah apa yang baik. Jadikanlah Tuhan sebagai pusat kekuatan hidup kita. Amin

 

Yesus sanggup melakukan perkara yang besar dan tidak ada yang mustahil bagi Dia

Share This Article

This post is also available in: English

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 − 8 =