Tuhan Menolong dan Mendengar

Share This Article

Ayat Bacaan: Keluaran 20:1-26

TUHAN itu baik; Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan; Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepada-Nya

Nahum 1:7

Ketika kita sedang tertimpa masalah dan persoalan, pastinya kita membutuhkan pertolongan atau jalan keluar. Firman Tuhan menuliskan barangsiapa yang letih lesu dan berbeban berat disana Tuhan akan memberikan kelegaan dan pertolongan. Di saat kita menghadapi persoalan, Yesus juga merupakan tempat sandaran dan pengungsian kita, sebab itu Ia tidak pernah menolak bagi mereka yang datang kepadaNya dalam meminta pertolongan.       Dalam Dia selalu ada pengharapan dan kuasaNya tidak pernah berubah untuk menolong. Kita tidak perlu takut, karena  Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil, karena Ia memiliki kuasa yang besar untuk menolong kita.

Sebagai orang percaya kita patut bersyukur karena memiliki Tuhan yang begitu peduli dengan keberadaan kita, bahkan Dia bersedia menjadi tempat untuk mencurahkan isi hati kita.  Seberat apa pun permasalahan yang kita alami bawalah kepadaNya dan curahkan segala isi hati  kita.  Dia tidak hanya siap menjadi pendengar keluhan, tetapi juga sebagai Penolong yang sejati,  Sesungguhnya, tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar;”

Yang perlu kita lakukan tetap sabar saat menantikan pertolonganNya. Sebab pertolongan Tuhan itu tidak pernah terlambat, Tuhan memiliki waktu yang tepat untuk menyatakan pertolonganNya, walaupun terlambat namun sesungguhnya Dia tidak pernah ingkar janji. Seperti dikisahkan saat Yesus membangkitkan Lazarus, pertolongannya terkesan terlambat, sebab Lazarus sudah terkubur. Nyatanya, Tuhan sanggup untuk membangkitkan Lazarus dan hal ini menjadi kesaksian yang baik bagi banyak orang. Oleh karenanya saat menghadapi masalah apapun jangan cemas serahkanlah segalanya pada Tuhan dan nantikanlah dengan sabar pertolonganNya. Karena pertolongan Tuhan tidak pernah mengecewakan, Bahkan firmanNya menjelaskan mereka yang menanti-nantikan Tuhan akan mendapatkan kekuatan yang baru, artinya saat kita menantikan pertolongan Tuhan. hidup kita tidak akan menjadi lemah namun akan semakin kuat.

Kemudian, kita perlu memiliki penyerahan diri dan bukannya menyerah. Berserah kepada Tuhan artinya kita hanya mengandalkan kuasaNya bekerja atas hidup kita. Jangan pernah mengandalkan kekuatan diri sendiri, sebab kekuatan kita terbatas sedangkan kuasaNya tidak pernah terbatas.

 

Serahkan segala sesuatunya kepada Tuhan, percayalah bersama Dia kita pasti akan mengalami hidup yang berkemenangan. Amin

 

Share This Article

This post is also available in: English

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

17 + nine =