Resiko Kehidupan

resiko
Share This Article

Ayat Bacaan: Ulangan 3:1-29

Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.

1 Korintus 15:57

Dikisahkan tentang seseorang yang bertanya kepada petani apakah ia telah menanam gandum untuk musim itu. Petani itu menjawab, “Belum, saya takut hujan tidak akan turun.” Orang itu bertanya lagi, “Apakah Anda menanam jagung?” Petani itu menjawab, “Tidak, saya takut akan diserang serangga.” Kemudian orang itu bertanya lagi, “Jadi, apa yang Anda tanam?” Petani itu menjawab, “Tidak ada. Saya tidak mau mengambil risiko.” Dari kisah ini kita dapat merenungkan bahwa sebuah kesuksesan itu dimulai ketika seseorang bersedia untuk mencoba dengan segala risiko yang akan dihadapinya termasuk kegagalan. Sebaliknya saat kita pasif maka sampai kapan pun juga kita akan sulit meraih keberhasilan. Tanpa adanya usaha untuk mencoba maka kita akan sulit dalam mencapai kemenangan. Sekalipun ada banyak risiko, besar atau kecil, kita harus tetap melangkah maju.

Dalam hidup ini mungkin ada begitu banyak risiko yang kita hadapi, misalnya saat kita mencintai seseorang namun mereka menolak kita. Ataupun saat kita mencoba untuk baik terhadap seseorang, hal ini juga berisiko karena kita mungkin akan dimanfaatkan orang lain. Sehingga banyak orang menjadi pesimis serta ragu untuk mencoba. Mereka tidak melakukan tindakan apapun dan berhenti di tempat. Dengan bersikap pasif dan takut seperti ini, sebenarnya kita sudah kehilangan banyak kesempatan yang terbaik dari Tuhan, bahkan kemenangan yang seharusnya kita miliki. Oleh karena itu jangan putus asa, kita harus tetap mencoba untuk maju sampai kita mencapai keberhasilan. Jangan pernah takut untuk mencoba sesuatu yang baik, sebab Tuhan menjadikan kita sebagai orang yang lebih dari pemenang. Walaupun sempat mengalami kegagalan, kita harus tetap optimis, serta terus bangkit karena Tuhan pasti akan membawa kita kepada kemenangan dan merancangkan kebaikan bagi kita. Ia tidak akan membiarkan anakNya mengalami hal yang buruk.

Saat melangkah, janganlah kita memandang berapa besar resiko yang harus kita hadapi namun hendaklah fokus kita kepada Tuhan yang selalu ada bagi kita. Hanya mereka yang dapat maju menghadapi segala resiko yang akan sukses. Apapun kondisi yang kita alami hari ini, jangan pernah ragu, tetaplah maju ke depan karena Tuhan sudah menyiapkan kemenangan bagi kita. Walaupun kehidupan yang kita jalani penuh dengan risiko dan tantangan, kita harus tetap memiliki semangat.

Pada dasarnya semua yang kita lakukan ada resikonya, sekarang tergantung bagaimana kita menyikapinya.

 

Share This Article

This post is also available in: English

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sixteen − nine =