Pesimis dan Optimis

Share This Article

Ayat Bacaan: Kejadian 50:1-26

Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita

Roma 8:31

Suatu saat dikisahkan seorang peneliti yang menempatkan dua orang anak di kamar yang terpisah. Anak pertama ditempatkan di ruangan yang warna warni penuh dengan segala mainan, sementara anak yang satunya ditempatkan di sebuah ruangan yang penuh dengan kotoran kuda. Tetapi tidak lama kemudian sang anak yang ditempatkan di ruangan bagus meminta keluar sebab ia merasa mainan di dalam ruangannya membosankan dan terlalu mudah pecah. Begitu pula dengan anak satunya, ia juga keluar dari ruangannya namun meminta sekop untuk membersihkan ruangan sebab ia yakin di sekitar sana pasti ada kuda poni. Dari kisah ini kita akan bisa merenungkan bagaimana cara pandang orang ketika ditempatkan di situasi yang berbeda. Orang yang optimis tidak akan pernah menyerah sekalipun banyak tantangan ataupun saat ada kesulitan. Ia bahkan akan tetap maju.

Mereka yang tetap optimis akan selalu memiliki keyakinan bahwa mereka pasti bisa mencapai kemenangan. Kita pun harus percaya bahwa bersama Yesus, kita pasti bisa mendapatkan keberhasilan. Sebaliknya, orang yang pesimis akan mudah menyerah jika keadaan tidak sesuai dengan hatinya. Cara pandang seseorang akan menentukan keberhasilan yang akan dicapainya. Sebagai umat Tuhan, kita harus memiliki cara pandang yang optimis sekalipun kita berada dalam situasi yang sulit. Kita harus mengambil tindakan untuk tetap maju dan tidak boleh mudah menyerah dengan kondisi yang ada, sebab ini merupakan salah satu kunci keberhasilan. Sekalipun kita gagal, jangan takut sebab kegagalan hanyalah sebuah proses bagi kita untuk mencapai keberhasilan. Tuhan tidak akan membiarkan kita menjadi orang yang kalah. Jadi tetap milikilah pandangan yang positif. Seseorang yang mudah menyerah akan sulit meraih harapan dan cita-cita sebab mereka tidak pernah melangkah untuk melakukan tindakan.

Di tengah perjuangan hidup yang kita jalani, janganlah kita hanya memiliki pandangan yang negative. Namun milikilah senantiasa rasa optimis dan tetap miliki iman kepada Yesus. Ingatlah bahwa Dia menciptakan kita lebih dari pemenang. Mungkin ada banyak alasan yang membuat kita menjadi menyerah dan pesimis, namun bersama Tuhan selalu ada alasan untuk kita maju meraih keberhasilan, karena Tuhan selalu memberikan jalan bagi kita. Jadi bagaimanapun kondisi kita hari ini jangan menjadi gentar. Jalani hidup bersama Tuhan, maka kita akan memperoleh keberhasilan saat kita memiliki pandangan optimis

 

Share This Article

This post is also available in: English

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 + 9 =