Pelajaran dari Henokh

Share This Article

Ayat Bacaan: Kejadian 5:1-32

Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab ia telah diangkat oleh Allah.

Kejadian 5:24

 

Dalam ayat bacaan disebutkan bahwa Henokh hidup bergaul erat dengan Tuhan. Selama 300 tahun Henokh bergaul akrab dengan Tuhan bahkan Tuhan mendapati Henokh berkenan di hadapanNya, sehingga dia diangkat oleh Tuhan dan tidak mengalami kematian. Henokh adalah orang yang begitu beriman kepada Tuhan, fokus hidupnya hanya ditujukan kepada Tuhan.

Begitu pula di dalam hidup ini. Dalam 1 hari Tuhan juga memberikan waktu yang sama bagi kita yaitu 24 jam, sehingga di tengah kesibukan kitapun, kita perlu meluangkan waktu khusus untuk bergaul intim dengan Tuhan. Janganlah menyia-nyiakan waktu yang Tuhan berikan. Matius 6:33 menuliskan ketika kita lebih mengutamakan Tuhan, Dia juga akan mengutamakan serta memberkati kita. Jadi kita harus belajar untuk memberikan prioritas yang lebih kepada Tuhan.

Memiliki hubungan yang erat dengan Tuhan bukanlah sesuatu yang sulit saat kita memiliki kerinduan serta komitmen kepada Tuhan. Saat kita melakukannya dalam kerinduan, Tuhan mengetahui isi hati kita dan Dia akan memampukan kita. Menjalin hubungan yang erat dengan Tuhan dapat dilakukan dengan cara kita menyediakan waktu yang khusus untuk mendekatkan diri kepadaNya. Kedekatan dengan Tuhan adalah suatu hal yang penting untuk kita lakukan dan bukanlah sesuatu yang sia-sia, sebab hadiratNya akan menguasai kita. Kita juga akan dibuat semakin mengenalNya, sehingga kerohanian kita menjadi bertambah dewasa.

Pengenalan akan Tuhan itu lebih mulia daripada korban yang kita naikkan atau segala yang kita lakukan untuk Tuhan. Selama hidup di dunia, kita harus dapat belajar untuk memperhatikan perkara yang kekal bukan hanya perkara jasmani saja. Jadi jangan sampai kehidupan ini hanya kita isi dengan perkara yang sia-sia. Sebaliknya kita harus belajar untuk memperhatikan perkara yang rohani.

Henokh juga adalah orang yang setia mengikut Tuhan sebab selama 300 tahun Henokh memiliki persekutuan yang erat dengan Tuhan. Henokh tidak berpaling dari Tuhan. Dalam hidup ini, kita pun harus tetap setia kepada Tuhan. Walaupun banyak yang terjadi, kita harus tetap setia kepada Tuhan, sebab Dia terlebih dahulu sudah menunjukkan setiaNya kepada kita. Mari kita memiliki hubungan yang erat dengan Tuhan supaya hidup kita lebih berkenan di hadapanNya.

 

Biarlah hidup kekristenan kita boleh lebih dewasa lagi. Amin.

 

Share This Article

This post is also available in: English

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × 2 =