Memilih Untuk Berbahagia

Share This Article

Ayat Bacaan: Imamat 2:1-16

Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah

dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.

Kisah Para Rasul 20:35

Dalam kehidupan ini ada banyak pilihan yang harus kita putuskan. Pada umumnya setiap orang pasti akan memilih untuk hidup berbahagia. Sejatinya Kebahagiaan itu bukan datang dari hal materi saja dan juga tidak dapat dibeli oleh apapun. Untuk memiliki hidup yang  berbahagia kita harus dapat menjaga hati dari iri hati, benci dan dendam. Seringkali rasa iri hati dapat mengurangi damai sejahtera kita. Amsal 4:23 menuliskan hendaklah kita menjaga hati  dengan segala kewaspandaan sebab dari sanalah terpancar kehidupan. Maka itu kita senantiasa bersyukur pada Tuhan sebab apa yang Ia berikan itulah yang terbaik. Jangan iri dengan apa yang dimiliki oleh orang lain supaya kita dapat mengalami kebahagiaan di dalam Tuhan.

Hidup yang berbahagia adalah saat kita dapat menyerahkan seluruh kehidupan kita kepada Tuhan dan  tidak berjalan dengan mengandalkan kekuatan sendiri. Karena pada saat kita berserah padaNya maka hidup kita akan terjamin sehingga kita tidak perlu cemas lagi dan senantiasa dapat bersukacita di dalam Tuhan. Dalam Yeremia 17:7 menuliskan berbahagialah bagi kita yang mengandalkan Tuhan, sebab Dia adalah Tuhan yang tidak pernah mengecewakan, bahkan Dia adalah Tuhan yang berkuasa untuk menolong kita. Sebab itu jangan pernah berjalan dengan kekhawatiran diri sendiri namun milikilah penyerahan diri kepada Tuhan

Belajar untuk memberi akan membuat hidup kita berbahagia. Firman Tuhan mengatakan lebih berbahagia ketika kita memberi daripada menerima. Maka itu mari  kita belajar untuk saling berbagi, dengan saling menolong, memberi dukungan dan melakukan yang terbaik. Kehidupan kita juga akan terasa lebih indah saat dapat berbagi dengan sesama

Kehidupan  yang berbahagia dapat kita peroleh saat selalu dekat dengan Yesus, karena Dia adalah sumber sukacita kita, bahkan damai yang Ia berikan tidak sama dengan yang dunia berikan. Kedamaian yang Tuhan berikan itu bersifat kekal , karenanya ketika kita ingin berbahagia jangan  menjauh dari Tuhan, milikilah hubungan yang erat dengan Yesus.

Hanya bersama Yesus kita akan senantiasa merasa berbahagia, bersukacita bahkan akan selalu berkemenangan.Amin

Share This Article

This post is also available in: English

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × two =