Antusiasme

Share This Article

“Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? TUHAN ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung;

Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian Nya.

Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.

Yesaya 40:28-29

 

Apakah saat ini Anda sedang kekurangan energy dan motivasi? Apakah Anda sedang putus asa dan kehilangan arti dari tujuan hidup? Bila Anda berkata “Iya”, maka Anda sedang kekurangan dan kehilangan Antusiasme dalam hidup ini.

Kata antusiasme diambil dari En Theos, berarti terinispirasi oleh Tuhan.  Dalam kamus bahasa Inggris Merriam-Webster, Antusiasme berarti: 1. Percaya akan suatu pewahyuan khusus dari Roh Kudus. 2 Suatu gairah atau perasaan yang menggelora.  Jadi, bila level antusiasme Anda sedang rendah, sebaiknya segera lakukan beberapa hal dibawah ini:

  1. Beristirahat. Bila Anda terlalu lelah atau merasa telah terjebak dalam rutinitas kehidupan, itu pertanda yang sangat kuat bahwa Anda memerlukan istirahat. Sebagai manusia, kita dituntut untuk menjadi sibuk dan produktif. Tetapi, penggunaan waktu dan pikiran yang kelewat batas, akan menjadikan diri Anda seperti sebuah bejana yang kosong.  Yesus berkata, Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” Matius 11:28.  Sewaktu Anda sudah mencoba semua yang Anda bisa dan hasil tetap saja belum berpihak pada Anda, maka beristirahatlah, dan Anda akan melihat bagaimana Yesus akan mengambil alih masalahmu dan bagaimana Dia akan memberikan sebuah kelegaan dan damai sejahtera yang tidak sama dengan apa yang dunia dapat berikan.
  2. Berdoa dan Baca Alkitab.  Masa istirahat yang terbaik adalah bukan pada waktu tubuh kita diam dan tidak melakukan apa-apa atau juga bukan sewaktu pergi berlibur ke pantai yang cantik dan gunung yang indah, tetapi pada waktu kita dapat melepaskan situasi dan permasalahan kita dan mengisi diri kita dengan doa dan membaca Firman Tuhan.  Doa adalah suatu komunikasi langsung kepada Tuhan. Ini seperti seseorang yang menghirup udara segar dari surga. Saya yakin di surga tidak ada polusi.  Sehingga lebih banyak seseorang berdoa maka roh orang itu akan semakin disegarkan.  Yang lebih hebat lagi, ternyata di dalam dunia, tidak ada satupun permasalahan yang sebenarnya baru. “Apa yang pernah ada akan ada lagi, dan apa yang pernah dibuat akan dibuat lagi; tak ada sesuatu yang baru di bawah matahari.” Pengkotbah 1:9.  Oleh karena itu, sangat penting untuk kita mengerti isi hati Tuhan yang menciptakan jagad raya ini. Alkitab tidak hanya berisi perintah saja, tetapi merupakan sebuah surat cinta dari Dia (Sang Mempelai Laki-laki) kepada kita (Mempelai perempuan dan kekasihNya).  Sehingga, pada waktu Anda membaca Alkitab, maka Anda akan mendapatkan hikmat dan juga pembaharuan dari cara berpikir. Pasti ada jawaban dan jalan keluar dari setiap permasalahan yang Anda sedang hadapi.
  3. Bekerja dengan hati.  Hal yang membuat Anda kehilangan antusiasme dalam hidup adalah apati terhadap hidup atau lingkungan sekitarmu. Anda menjadi begitu tidak masuk akal, acuh, selalu berpikir negatif tentang hidup, sehingga akhirnya Anda selalu menunda-nunda semua tanggung jawabmu. Obat dari permasalahan ini tertulis di Efesus 6:7, “dan yang dengan rela (antusiasme) menjalankan pelayanannya seperti orang-orang yang melayani Tuhan dan bukan manusia.” Berhentilah berpikir tentang apa yang akan menjadi keuntunganmu.  Sebaliknya mulailah bertanya apa yang aku dapat lakukan untuk memberkati Tuhan dengan pekerjaan yang sudah menjadi tanggung jawabku.

Yesus Kristus adalah contoh yang terbaik. Sewaktu Dia ada di muka bumi, Dia sudah menunjukkan antusiasme yang besar dalam kehidupan sehari-hari.  Sebagai hasilnya, mereka yang lemah, sakit, berdoa dan putus asa akan datang kepada Dia, dan mereka dipulihkan dan disegarkan kembali.

“Tahun berlalu mengkeriputkan kulit, tetapi kekurangan antusiasme mengkeriputkan jiwa.” – Norman Vincent Peale.

 “Tidak ada yang luar biasa diraih tanpa antusiasme.” – Ralph Waldo Emerson. 

Share This Article

This post is also available in: English

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 + 4 =