Sikap dalam Kehidupan

sikap positif
Share This Article

Ayat Bacaan: Ulangan 10:1-22

Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”

Matius 5:16

Hidup ini tidak hanya ditentukan oleh apa yang kita miliki, sebab yang terpenting dari semuanya itu adalah memiliki sikap yang baik. Memiliki sikap yang baik akan menentukan sebuah keberhasilan. Terutama sebagai umat Tuhan, kita harus memiliki sikap yang baik dan positif agar hidup kita dapat menjadi berkat bagi sesama. Beberapa sikap yang perlu kita miliki yaitu selalu memberikan pertolongan dengan tulus bagi yang membutuhkan. Ketika kita memiliki kebiasaan untuk menolong, maka kehidupan kita memancarkan kasih Kristus, dan diri kita juga dapat menjadi teladan bagi sesama. Galatia 6:9 mengatakan supaya kita saling tolong menolong dan tidak jemu dalam berbuat baik. Oleh karenanya kita tidak boleh egois, kita harus saling membantu dengan apa yang dapat kita lakukan.

Kemudian, milikilah selalu hati yang bersyukur, tidak mudah protes atau bersungut sungut, dan tetap bersukacita. Dalam Firman Tuhan dikisahkan bahwa bangsa Israel selalu bersungut-sungut kepada Tuhan. Pada dasarnya Tuhan tidak menghendaki kita untuk selalu mengeluh, sebaliknya kita harus memiliki sikap yang selalu bersyukur sekalipun apa yang kita harapkan belum terwujud. Kita tidak boleh hanya mengeluh, melainkan belajar untuk mengucap syukur. Mengucap syukur merupakan sikap yang berkenan di hadapan Tuhan. Bersukacitalah selalu, sebab Firman Tuhan mengatakan supaya kita bersukacita di dalam setiap keadaan. Memang tidak gampang untuk bersukacita dalam keadaan yang sulit, tetapi ini merupakan salah satu perintah Tuhan bagi kita. Ia akan senang ketika melihat kita dalam keadaan apapun memiliki sikap bersyukur dan bersukacita. Selain itu, milikilah sikap yang optimis dan tidak mudah menyerah terhadap setiap tantangan dan pencobaan yang dihadapi. Teruslah melangkah maju, sebab keberhasilan dapat diraih ketika kita berani mencoba dan terus mencoba, walaupun sempat gagal jangan pernah menyerah. Mundur berarti sudah kehilangan kesempatan untuk mencapai kemenangan.

Kita bukanlah manusia yang sempurna namun biarlah kita belajar memiliki sikap yang sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan.

Mulai saat ini mari kita memiliki sikap yang baik, yang memperkenankan hati Tuhan supaya dapat meraih segala yang terbaik.

Share This Article

This post is also available in: English

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fourteen − three =