Menikmati Kehidupan

Share This Article

Ayat Bacaan: Imamat 14: 1-57

orang yang dikaruniai Allah kekayaan, harta benda dan kemuliaan,
sehingga ia tak kekurangan suatupun yang diingininya, tetapi orang itu
tidak dikaruniai kuasa oleh Allah untuk menikmatinya, melainkan orang
lain yang menikmatinya! Inilah kesia-siaan dan penderitaan yang pahit.
Pengkotbah 6:2

 

Kehidupan  ini selalu diwarnai dengan  suka duka, dan  diikuti dengan masalah ataupun kegagalan. Semua itu memang  variasi kehidupan yang harus kita hadapi, dan ini tidak boleh membuat kita putus asa ataupun mudah menyerah.  Nikmatilah semua hal yang Tuhan izinkan terjadi , supaya kita dapat menikmati rencanaNya yang indah. Dalam situasi apapun Tuhan selalu bersama dengan kita, dan Dia tidak akan pernah meninggalkan.  Kita harus belajar untuk dapat menikmati kehidupan ini dengan selalu bersyukur , tidak mengeluh. Sebab hidup ini indah  dan merupakan suatu anugerah dari Bapa. Walaupun banyak hal yang tidak kita harapkan, pasti ada rencana Tuhan yang indah, bahkan lewat  kesulitan yang terjadi Tuhan ingin memproses kita menjadi  pribadi yang iluar biasa.

Menikmati kehidupan tidak hanya ketika mendapatkan kemenangan, memiliki harta yang banyak. Justru kita bisa memulainya dari hal yang kecil, sambil terus bersyukur . Selain itu kita dapat menikmati kehidupan ini, ketika dapat berbagi dengan sesama. Nampaknya sederhana tetapi dapat memberikan sukacita dan damai sejahtera dan merasakan arti hidup.

Kemudian  belajar untuk fokus pada hari ini, tidak perlu khawatir akan hari esok. Ingatlah bahwa Dia menjamin  masa depan kita dengan penuh pengharapan. Tuhan memberkati kita, memberikan kemenangan  bukan di masa lalu, ataupun masa depan,  namun saat ini. sehingga kita perlu berfokus pada hari ini,  dan menikmati anugerah Tuhan sambil melakukan bagian kita untuk meraih tujuan. Jadi serahkanlah semuanya kepada Dia.

Pengkotbah 6:2  mengatakan Tuhan  akan memberikan kepada kita karunia untuk menikmati sebab banyak orang yang kaya, memperoleh pekerjaan yang bagus namun tidak dapat menikmatinya sehingga semua jadi sia-sia. Hanya Tuhan yang dapat membuat kita menikmati hidup ini. biarlah
kita  tidak sekedar menjalaninya, namun harus dapat menikmati.   Mari mulai saat ini kita menikmati kehidupan yang Tuhan berikan.

Jalani hidup dengan penuh semangat agar dapat merasakan kebahagiaan. Amin

Share This Article

This post is also available in: English

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

17 − thirteen =