Melewati Masa Sukar

melewati masa sukar
Share This Article

Ayat Bacaan: Ulangan 2:1-37

Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila iasudah tahan uji,

ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.
Yakobus 1:12

                  Dalam kehidupan ini kita pasti melewati beberapa masa yang harus dihadapi, yaitu masa suka, kesukaran, kegagalan ataupun kesuksesan. Hal yang paling sulit dihadapi adalah ketika kita mengalami masa yang sukar, namun jangan sampai hal itu membuat kita menjadi patah semangat sebab dalam hidup ini kita tidak pernah sendirian. Ada Yesus yang selalu menyertai untuk memberikan kekuatan serta menjadi penolong bagi kita. Bahkan setiap persoalan yang terjadi tidak akan melebihi kekuatan kita, jadi tetaplah memiliki semangat. Ketika kita mengalami masa sukar, ini merupakan sebuah ujian bagi iman kita. Sebab kualitas iman tidak dapat dilihat saat dalam keadaan baik saja, justru di dalam keadaan yang sulit, akan dapat terlihat apakah kita memiliki iman yang kuat.

Yang perlu kita lakukan yaitu lebih mendekatkan diri kepada Tuhan dengan lebih banyak berdoa sebab Dia adalah sumber kekuatan kita. Saat dekat denganNya kita akan tetap kuat. Selain itu, kita juga dapat memperoleh ketenangan yang akan memampukan kita untuk menghadapi persoalan dengan baik. Saat di tengah kesukaran, tetaplah percaya bahwa dalam setiap masalah selalu ada rencana Tuhan yang indah, serta rancanganNya tidak pernah gagal bagi kita.

Kemudian berhentilah bercemas, tetaplah berpikir positif bahwa Tuhan tidak pernah merancangkan hal yang buruk. Maka itu, janganlah kita larut dalam kecemasan, sebab hal itu tidak dapat menyelesaikan persoalan. Dalam keadaan apapun, kita harus belajar menjadi tenang serta tetap percaya kepada Tuhan. Jangan pernah cemas, karena selama Tuhan beserta kita, segalanya pasti akan mendapatkan jalan keluar yang terbaik. Di dalam ketenanganlah terletak kekuatan kita. Selain itu, saat ada persoalan, hendaklah kita tetap berfokus kepada Tuhan saja, jangan sampai diri kita dipengaruhi oleh persoalan, maka kita pasti akan melihat kebesaran Tuhan. Kalau kita berfokus terhadap persoalan lebih besar daripada kita berfokus kepada Tuhan, maka iman kita akan menjadi lemah dan membuat kita menjadi mudah menyerah.

Kehidupan memang tidak pernah lepas dari persoalan tetapi kita harus tetap menjadi kuat serta memiliki rasa optimis bahwa bersama Tuhan, kita pasti dapat menghadapi setiap persoalan dan akan keluar menjadi pemenang.

Mendekatkan diri kepada Tuhan dengan lebih banyak berdoa sebab Dia adalah sumber kekuatan kita.

Share This Article

This post is also available in: English

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 − eleven =