Kedewasaan Rohani

Share This Article

Ayat Bacaan:  Kejadian 38:1-30

Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa,

yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.

Ibrani 5:14

Dalam hidup ini setiap manusia pastinya mengalami pertumbuhan layaknya seorang bayi akan tumbuh menjadi anak-anak, remaja, dewasa, dan menjadi orang tua. Dalam pertumbuhan yang ada tentu saja di sertai  dengan kedewasaan dalam sifat, sikap serta tingkah laku. Begitu pula dalam hidup kekristenan,  Tuhan mengharapkan kita untuk terus bertumbuh menjadi kristen yang dewasa sehingga bukan hanya menjadi bayi rohani saja.  karena kita  adalah calon dari mempelai Kristus. Maka itu,  kita harus senantiasa bertumbuh menjadi dewasa.

Tanda dari kedewasaan rohani yaitu harus memiliki fokus kepada Tuhan, dan tidak terpengaruh oleh keadaan apapun. Sekalipun menghadapi banyak masalah, namun tetap berkeyakinan hanya pada Tuhan. Senantiasa mengandalkan Tuhan dan memiliki penyerahan penuh kepadaNya, maka di segala keadaan selalu mengucap syukur.  Berbeda dengan seorang Kristen yang tidak mengalami pertumbuhan, mudah sekali goyah dan terombang-ambing oleh situasi;  percaya kepada Tuhan Yesus tetapi masih juga pergi dan mencari pertolongan kepada paranormal, masih percaya kepada primbon, Feng Shui, ramalan bintang dan lain-lain.

Selain dari itu, Kristen yang dewasa setidaknya harus menghasilkan buah.  Mereka yang dewasa secara rohani akan memiliki hidup yang selalu menjadi berkat bagi orang lain. Matius 5:16 mengatakan bahwa kita adalah garam dan terang dunia jadi kita harus dapat memiliki terang Kristus serta dapat menjadi teladan.

Tanda berikutnya yaitu hidup dalam pimpinan Roh Kudus.  Artinya tidak lagi hidup menurut keinginan daging, karena sudah mampu menimbang dan membedakan mana yang baik dan benar.  Dalam Ibrani 5:14 dikatakan,  “…makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.”

Untuk menjadi dewasa rohani setiap kita harus siap mengalami proses sebab pada akhirnya setiap proses akan membawa kebaikkan bagi diri kita. Pada waktu di proses memang tidak menyenangkan namun dapat membuat iman kita semakin bertumbuh dalam Kristus. Roma 8:28 menjelaskan Tuhan selalu bekerja di dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang mengasihi Dia. Sehingga dalam keadaan apapun kita harus tetap kuat dan teguh, sehingga kita pun juga dapat mengalami Tuhan lebih dalam lagi. Amin.

 

Mari kita harus bertumbuh di dalam Tuhan, jangan hanya menjadi kristen yang tidak dewasa. (JS)

Share This Article

This post is also available in: English

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 − eight =