Kasih Tuhan

Share This Article

Ayat Bacaan: Ulangan 18:1-22

Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis- habisnya rahmatNya.

Ratapan 3:22

 

Yohanes 3:16 mengatakan bahwa karena begitu besar kasih Bapa, sehingga Ia mengaruniakan anakNya yang tunggal bagi kita. Jadi karena kasih, Bapa di Surga rela memberikan anakNya yang tunggal yaitu Yesus demi keselamatan manusia. Bapa sangat mengasihi setiap kita. Bahkan Firman Tuhan mengatakan bahwa Tuhan terlebih dahulu mengasihi kita. Satu hal yang tidak dapat dilakukan oleh Tuhan yaitu berhenti mengasihi kita. Setiap saat Dia mencurahkan kasihNya atas kita. Dia begitu mengasihi kita. Tuhan tidak pernah memandang keberadaan kita. Kasih Tuhan tidak bersyarat, Dia senantiasa menerima kita apa adanya. Walaupun kita memiliki banyak kekurangan, Yesus tetap mengasihi kita. Karena kasihNya, maka Tuhan membuat hidup kita menjadi begitu berharga (Yesaya 43). Dia menjadikan kita sebagai biji mataNya. Jangan pernah berkecil hati, karena kita begitu istimewa.

Beberapa hal yang perlu direnungkan yaitu bahwa kasih Tuhan bagi kita tiada berkesudahan, bahkan rahmatNya selalu baru setiap hari (Ratapan 3:23). Dia selalu memberikan kasihNya, sehingga kita tidak perlu merasa sendirian sebab kasihNya sangat cukup bagi kita. Jangan pernah merasa takut dalam menjalani kehidupan ini, sebab kasihNya senantiasa menyertai kita. Yesus tidak akan membiarkan kita sendirian. Kasih Tuhan bersifat kekal serta tidak berubah. Kasih manusia terbatas adanya, tetapi kasih Yesus selalu abadi sepanjang masa dalam hidup kita, tidak pernah dibatasi oleh apapun juga. KasihNya juga tidak pernah berubah oleh apapun, sebab Yesus bukanlah manusia yang setiap saat dapat berubah. Dalam kondisi apapun, Dia tetap mengasihi kita. Oleh karenanya, ketika orang lain berhenti mengasihi kita, janganlah merasa kecewa sebab Yesus tidak pernah meninggalkan kita. KasihNya tetap. Kasih Tuhan memberikan sukacita serta memulihkan hati kita. Saat hati kita terluka, maka hanya kasih Tuhan yang sanggup memulihkan dan memperbaharui hati kita. Kita tidak dapat membalas kasih Tuhan. KasihNya memberikan sukacita dalam hidup kita dan damai yang Dia berikan tidak sama dengan yang diberikan dunia ini. Biarlah hidup kita selalu menyenangkan hatiNya.

Jangan pernah takut sebab kasih Tuhan selalu ada pada kita.

Mintalah agar kasih Tuhan selalu memenuhi hidup kita bahkan senantiasa bertumbuh,

supaya kita dapat merasakan damaiNya di setiap waktu.

 

Share This Article

This post is also available in: English

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one × 1 =