GoodNews 301 – GoodNews On The Move

Share This Article

 

Dalam episode khusus GoodNews on the move Tim Anugrah Ministries melakukan Road Show Guard Your Family di empat kota di Jawa Timur: Pasuruan, Malang, Lumajang dan Jember. Ada banyak pengalaman menarik saat melayani disana, bertemu dengan orang-orang yang mengalami pertolongan Tuhan yang luar biasa. Bukan hanya itu tapi juga disana kami pergi ke tempat-tempat yang menakjubkan  yang mungkin belum pernah kami kunjungi. Mulai dari KKR, Seminar, kunjungan bahkan kami juga melakukan wisata kuliner bersama-sama, suatu sukacita berkumpul bersama orang percaya lainnya. Dalam GoodNews episode kali ini saya akan mengajak pemirsa berpetualang bersama kami ke 4 kota  di Jawa Timur, jangan kemana-mana spesial hanya di GoodNews Program.

9 Juni 2015 Perjalanan ini diawali dengan keberangkatan kami menggunakan pesawat menuju Surabaya yang ditempuh selama kurang lebih 1,5 jam perjalanan. Siang hari sampai di Surabaya kami berkendara dengan mobil menempuh perjalanan kira-kira 65km dengan waktu kurang lebih 1,5 jam perjalanan.

Sore harinya kami akan mengadakan KKR yang pertama dalam Road Show Guard Your Family di Jatim.  Berlokasi di Hall Restoran Kurnia seminar ini dikoordinasi oleh Pdt. Maya Wuysang yang merupakan kenalan lama dari Ps. Daniel Hendrata dan Ps. Debby Catharina. Seminar KKR Keluarga bersama BKAG Kota Pasuruan ini dimulai pukul 16.30. Sebelum memulainya kami berdoa bersama-sama dengan pelayan Tuhan yang melayani hari itu. Walaupun kami belum mengenal satu sama lain tapi kami merasakan ada kesatuan Roh di tempat itu sehingga kami melayani dengan sukacita.

Seminar KKR dihadiri oleh kurang lebih 120 orang yang dimulai dengan pujian penyembahan kemudian dilanjutkan dengan mendengarkan Firman Tuhan oleh. Ps. Daniel dan Ps. Debby dengan tema “Melindungi Keluarga di Akhir Zaman.” Setelah firman Tuhan Ps. Daniel dan Ps Debby mengadakan Altar Call pemulihan keluarga yang banyak direspon oleh pasangan suami istri yang hadir saat itu. Seusai Seminar KKR beberapa peserta yang hadir memberikan kesan mengenai acara tersebut.

Setelah dari Pasuruan kami tiba di Malang hampir tengah malam. Kota Malang terletak 90 km sebelah selatan Surabaya dan merupakan kota terbesar kedua di Jawa Timur setelah Surabaya. Kota Malang berada di dataran tinggi yang cukup sejuk, hal inilah yang menjadikan kota Malang dikenal luas memiliki keunikan, yakni karena kemiripannya dengan Kota Bandung di Provinsi Jawa Barat, baik dari segi geografis, julukan, perkembangan kota, dan sebagainya.

Keesokan harinya kami dijemput dari hotel oleh Host kami di Kota Malang Pdt. Ishadi Gunawan (Masuk ke Video Pak Ishadi)

Selain itu juga disana kami bertemu Rachel seorang anak yang pernah kami doakan di Singapore. Rachel berhasil sembuh dari sakit Leukimia dan sekarang sudah sehat serta bertumbuh jadi anak yang cantik. (Kesaksian keluarga Rachel)

Setelah itu kami meneruskan Seminar KKR Guard Your Family yang kedua. Bertempat di gereja GBI Kristus Gembala yang dihadiri oleh para hamba Tuhan dari GBI sektor 6. Yang menarik dalam seminar ini adalah pesertanya sebagian besar adalah pasangan suami istri hamba Tuhan yang sudah lanjut usianya namun tetap memiliki kehausan untuk belajar lebih lagi di Seminar KKR ini.

Setelah mendengar kesaksian kesembuhan yang luar biasa, disana juga kami bertemu dengan keluarga Agustono dan Grace. Mereka memiliki 3 anak yang berbakat namun bukan hanya itu mereka juga sekeluarga melayani bersama-sama di GBI ROCK Lumajang.

 

Setelah mendengarkan kesaksian dari beberapa jemaat di Lumajang malam harinya kami meneruskan Seminar KKR Guard Your Family yang ketiga bertempat di GBI ROCK Lumajang. Peserta seminar yang hadir kurang lebih 150 orang. Suasana seminar yang kekeluargaan dihiasi oleh gelak tawa dari peserta seminar maupun dari kami sebagai pembicara.

 

Saat Altar call Ps. Daniel Hendrata mengundang setiap pasangan suami istri untuk berdoa mendeklarasikan agar ada pemulihan keluarga di kota Lumajang. Sesudah Seminar KKR tersebut bahkan kami bertemu dengan teman lama kami ( insert Chyntia dan Ming foto dengan pak Daniel bu debby) dan kami juga meminta beberapan peserta seminar untuk memberikan kesan mengenai seminar yang berlangsung hari itu.

Keesokan harinya kami kembali mengadakan Seminar KKR bertempat di GBI SSS Mojopahit Jember. Dari Lumajang ke Jember memakan waktu 2 jam perjalanan menggunakan mobil. Seminar dihadiri oleh  lebih dari 150 orang peserta. Dalam Seminar KKR kali ini dibagi 2 sesi selain seminar juga ada sesi Tanya jawab. Banyak respon dari peserta mengenai konflik yang seringkali terjadi antara orang tua dan anak. Banyaknya pertanyaan hari itu sehingga kami harus memperpanjang waktu seminar hingga larut malam.

Sesuadah acara berlangsung kami juga sempat menanyai respon dari wakil gembala GBI SSS Mojopahit Jember.

Saat pulang dari Jember sudah tengah malam, namun host kami Bapak Isacc Latief tetap mengajak kami mampir ke tempat makan ketan kedelai yang terkenal di daerah Lumajang. Dan benar saja rasa yang khas dari kedelai dan ketan malam itu menambah perjalanan kami semakin menyenangkan.

Setelah Seminar dan KKR ke 4 Kota di Jawa Timur kami juga mendapat kesempatan untuk mengunjungi tempat-tempat menakjubkan di sana. Pagi harinya walaupun badan lelah stelah seminar di malam sebelumnya kami tetap semangat melakukan perjalanan ke B29. Sekitar pukul 3 pagi kami berkumpul dan melakukan perjalanan sekitar 1 jam dengan mobil untuk mengejar matahari terbit yang indah dari B29. Setelah naik mobil kami meneruskan perjalanan menggunakan ojek motor. Track yang cukup sulit dengan jalanan yang tidak rata dan kanan kiri jurang serta udara dingin dan jalanan yang gelap membuat perjalanan sedikit menakutkan. Namun kami tetap meneruskan perjalanan dengan semangat. Perjalanan dengan ojek berlangsung selama 20 menit padahal jarak tempuh cukup dekat.

B29 adalah singkatan dari bukit 29 karena letaknya 2900 meter di atas permukaan laut. Saat kami menyaksikan matahari terbit disana kami sangat bersyukur bahwa TUHAN menjadikan Indonesia sangat indah. B29Dikenal juga sebagai negeri di atas awan karena dari atas bukit tersebut kita seolah-olah bukan menjejak di atas tanah tapi seperti di atas awan. Dari atas bukit ini kita juga dapat melihat gunung bromo dan semeru.

Setelah dari B29 siang harinya kami kembali mengejar matahari namun kali ini kami mengejar matahari terbenam. Kami akan menyaksikan matahari terbenam di Tanjung Papuma. Perjalanan dari Lumajang ke Tanjung Papuma memakan waktu kira-kira satu setengah jam mengunakan mobil. Walaupun jalanan masih belum bagus namun di sekitar Tanjung Papuma ini terdapat banyak warung makanan yang murah namun menyediakan seafood yang enak dan masih segar.

Kembali bersama kami dalam GoodNews on The Move Jawa Timur.                       Masih berlokasi di Tanjung Papuma ditengah keindahan pantai disana kami berkesempatan untuk bertanya sedikit kepada host kami selama di Lumajang yaitu Ps. Isaac Latief dan istrinya Ibu Nuniek Latief mengenai pelayanan mereka selama di GBI ROCK Lumajang.

Share This Article

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 − 17 =