KehendakNya

Share This Article

Begitu banyak kehendak Tuhan dalam kehidupan ini yang tak kita pahami. Banyak hal yang tersembunyi dariNya dan kita tak sanggup mengetahuinya. Kadang  itu membuat kita bertanya. Sebenarnya apa yang Tuhan inginkan dari kita, melalui hidup yang  kita jalani? Mungkin kita bertanya-tanya, apa yang hendak IA beri bagi kita dalam hidup ini, bagaimana sesungguhnya masa depan kita, dan lain sebagainya. Banyak pertanyaan yang mungkin muncul dalam benak kita, termasuk kapan IA akan menjawab doa kita?

Sahabat, mungkin selama ini semuanya  tertutup dan tak seorang pun yang dapat mengetahui jalan pikiranNya. Ya, itu menjadi rahasiaNya. Kita tak dapat memahami dan mengerti. Saat kita tak mengerti maksud dan tujuanNya dalam hidup kita, kita mulai gunakan kekuatan, pikiran dan cara kita sendiri, yang menurut kita baik. Kita coba dengan sekuat tenaga, lakukan semua untuk dapat mencapai yang kita harapkan, impikan dan inginkan.  Tapi, semakin kita coba dengan cara kita sendiri, semakin kita tak menemukan jalan keluar dan jawaban atas permasalahan serta pergumulan hidup kita. Saat kita tak mengerti  apa yang terjadi, tak pahami apa  yang sedang Tuhan lakukan atas hidup kita, berdiam adalah jawabannya. Ya, fiman Tuhan katakan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatan kita.

Dengan berdiam,  dan  berdoa padaNya, serahkan segalanya  dalam tanganNya. Mari kita semakin dekat, erat  dan melekat padaNya. Karena saat  kita melekat padaNya, kita akan menerima Roh Allah yang memimpin setiap kita untuk mengerti kehendakNya dalam hidup kita. Tetap percaya, bahwa IA selalu bekerja dalam segala hal di setiap aspek hidup kita. Ia berkarya, ketika kita benar-benar mengijinkanNya mengambil alih seluruh kendali hidup kita. Ia akan lakukan banyak hal yang hebat dan dahsyat saat kita memberiNya tempat dalam hidup kita. Sahabat, bila kita mau hidup seturut kehendakNya seperti yang tertulis dalam FirmanNya yang kita baca atau dengar, kehendakNya sungguh nyata dan indah untuk setiap kita. Dalam tanganNya, hari depan kita penuh harapan. (JL) 

Share This Article

This post is also available in: English

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 − one =