Nama Pdt. Bigman Sirait dikenal luas sebagai pengkhotbah yang tegas, tajam, dan setia pada kebenaran.
Namun, di balik khotbah-khotbahnya yang menggugah, ada perjalanan panjang dalam penderitaan fisik yang nyaris tak pernah dibuka ke publik.
Selama 20 tahun, beliau hidup dalam kondisi tubuh yang terus melemah karena penyakit.
Namun, luar biasanya: semangat memberitakan Firman tidak pernah padam. Di atas mimbar, suaranya tetap lantang. Di balik layar, hatinya tetap menyala.
Kini, untuk pertama kalinya istri beliau, Ibu Greta Mulyawati, dan putrinya, Kezhia, membuka lembaran pribadi yang selama ini tersimpan rapi:
❤️ Air mata di balik kekuatan
Bagaimana keluarga mendampingi beliau melewati hari-hari sulit penuh pergumulan?
🔥 Iman yang hidup — bukan sekadar ucapan
Apa yang sebenarnya terjadi di balik pintu rumah saat lampu kamera mati dan jemaat telah pulang?
💬 Dan satu pertanyaan terakhir yang menggelitik banyak orang:
“Mengapa Pdt. Bigman dikremasi? Bukan dikubur seperti lazimnya?”
Sebuah keputusan yang memunculkan banyak opini — dan kali ini, keluarga menjawabnya dengan jujur dan terbuka.
Saksikan kisah lengkapnya hanya di GoodNews Program tayangan eksklusif dari Anugrah Ministries yang menghadirkan inspirasi nyata di tengah dunia yang lelah.




