Bagi kebanyakan orang, krisis adalah masa paling menakutkan dalam hidup. Ekonomi hancur, usaha gulung tikar, masa depan terasa suram. Namun bagi Sebastian Gunadi & Heryani Margono, pengusaha properti asal Indonesia, krisis justru menjadi titik balik iman yang membawa mereka semakin dekat dengan Tuhan.
Mereka melewati krisis moneter 1998 sebuah badai ekonomi yang meluluhlantakkan banyak bisnis di tanah air. Bukan hanya sekali, mereka kembali diuji ketika pandemi COVID-19 melanda dunia, membuat sektor properti terpuruk dan banyak usaha nyaris tidak bisa bertahan.
Namun di tengah badai yang berulang, pasangan ini menemukan satu rahasia:
👉 Doa yang meneguhkan hati.
👉 Iman yang tidak goyah meski keadaan berkata sebaliknya.
👉 Integritas dalam bekerja, meski banyak jalan pintas yang tampak lebih mudah.
Dengan tiga fondasi inilah, Sebastian & Heryani membuktikan bahwa krisis bukanlah akhir, melainkan awal dari karya Tuhan yang lebih besar. Mereka bersyukur karena melalui krisis, mereka belajar bersandar penuh kepada Tuhan, dan justru melihat pintu berkat terbuka dengan cara yang tidak terduga.
Hari ini, bisnis mereka bukan hanya kembali bangkit, tetapi juga menjadi sarana kesaksian bagaimana Tuhan setia menuntun orang-orang yang tetap berjalan dalam kebenaran.
Saksikan kisah lengkapnya di GoodNews Program dan temukan kiat anti krisis yang bisa menguatkan imanmu!




