Site icon Anugrah Ministries

Teladan dari Petani

Share This Article

Ayat Bacaan : Imamat 26:1-46

Karena itu, saudara-saudara, bersabarlah sampai kepada kedatanganTuhan! Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari
tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi.
Yakobus 5:7

Jika hari ini kita masih bisa makan sayur-sayuran, bahkan masih bisa menikmati nasi, ini  merupakan hasil jerih payah para petani. Sebagai seorang petani mereka tidak hanya  bekerja namun  keteladanan mereka yang patut kita contoh, mereka sangat memiliki ketekunan dalam merawat tanaman hingga dapat menghasilkan sesuatu yang terbaik. Begitu pula dalam kehidupan ini, Tuhan rindu agar kita memiliki ketekunan, karena ini salah satu syarat untuk mencapai sebuah kemenangan.

Ketekunan harus dapat dimulai dari sesuatu yang kecil, dan jika dikerjakan pasti menghasilkan sesuatu yang baik, oleh karenanya apapun yang Tuhan percayakan bagi kita, kerjakanlah dengan tekun.  Ketekunan juga bisa melalui  doa ataupun di dalam menantikan setiap penggenapan janji Tuhan.

Ingatlah bahwa saat kita memiliki ketekunan dalam berdoa, maka pada saatNya kita pasti akan mendapatkan jawaban yang terbaik dari Tuhan. Dia tidak pernah membiarkan  doa –doa kita, sehingga jangan pernah berputus asa dan mudah menyerah sekalipun doa belum terjawab. Tetaplah  berdoa sampai ada jawaban dinyatakan bagi kita. Petani  juga memiliki waktu kesabaran dalam menunggu masa panen, saat para petani menghadapi masalah, ataupun kegagalan mereka terus bertahan bahkan bersabar untuk tetap berusaha hingga masa panen tiba. Sebagai manusia pada umumnya kita kerap kali  mengharapkan semuanya terjadi dengan instan, namun kita harus tahu bahwa selamanya terjadi dengan cara yang tidak cepat. Dan ada saatnya kita harus belajar bersabar menunggu waktu Tuhan sebab Pengkotbah 3:11 mengatakan Tuhan membuat segala sesuatu indah pada waktuNya. Jadi tetaplah bersabar supaya kita boleh merasakan kasih Tuhan dinyatakan.

Kemudian, petani juga memiliki kerajinan di dalam bekerja, setiap hari petani selalu merawat tanamannya.  Dalam hidup ini kita juga harus memiliki kerajinan supaya dapat menikmati apa yang diinginkan.  Amsal 6:6 menuliskan saat kita malas hendaklah kita belajar juga dari semut.

Jalani hidup ini dengan kesabaran serta ketekunan hingga pada waktunya kita dapat melihat rencana Tuhan yang indah

dinyatakan bagi kita. Amin

Share This Article

This post is also available in: English

Exit mobile version