Ayat Bacaan: Bilangan 25:1-18
Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar.
Lihatlah, betapapun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar.
Yakobus 3:5
Amsal 18:21 mengatakan hidup dan mati dikuasai oleh lidah itu artinya bahwa apa yang kita katakan juga yang akan dialami Bahkan artinya apa yang terjadi dalam hidup ini baik atau buruk segalanya dimulai dari perkataan. Namun tanpa sadar seringkali kita lebih mudah untuk mengucapkan perkataan yang buruk daripada ucapan yang positif dan akibatnya kita mengalami hal yang kurang baik. Karena pada prinsipnya sekalipun lidah itu nampaknya kecil namun dengan lidah dapat keluar perkataan berkat ataupun kutuk. Maka itu kita harus menjaga ucapan kita dari hal yang negatif. Jika kita ingin mengalami hal yang baik perkatakanlah selalu hal yang positif. Hal yang sepatutnya kita lakukan lewat ucapan yaitu senantiasa mengucap syukur, dan bukan keluhan atau bersungut-sungut. Sebab Tuhan senang saat kita selalu bersyukur, itu berarti kita menghargai setiap anugrah yang Dia berikan pada kita. Dalam keadaan apapun naikkanlah pengucapan syukur sebab Tuhan itu baik. Dan selain itu naikkanlah selalu pujian kepada Tuhan.
Jauhkanlah kita dari segala perkataan buruk, negatif, atau bahkan caci maki sebab semua itu tidak berkenan di hadapanNya. Jangan pernah kita mengucapkan perkataan kutuk sebab apa yang kita ucapkan tidak akan dapat kembali lagi. Di setiap ucapan ada kuasa sehingga yang kita perkatakan itu dapat terjadi. Sebaliknya ucapkanlah Firman Tuhan agar segalanya dapat diubah menjadi baik, karena dalam FirmanNya tercipta dari yang tidak ada menjadi ada, bahkan dapat mengubah yang buruk menjadi yang baik. Begitu pula saat kita mengalami kegagalan jangan sampai kita mengutuki diri kita, karena Tuhan membentuk kita sebagai umat yang menang bukan sebagai yang kalah, sehingga walaupun gagal jangan sampai kita mengucapkan perkataan yang negatif. Tetap perkatakan bahwa kita pasti menang, pasti berhasil sambil terus kita berjuang dan berusaha melakukan bagian kita. Jangan mudah menyerah hanya dengan kegagalan.
Untuk menjaga perkataan kita, setidaknya harus senantiasa memiliki hati yang bersih dan baik sebab ucapan itu merupakan luapan dari isi hati. Saat hati kita baik maka perkataan kita juga baik, dan keluar perkataan positif. Dan biarlah kita juga selalu dengan Tuhan yang akan memampukan kita untuk mengucapkan ucapan yang baik. Mari mulai hari ini kita belajar untuk selalu mengucapkan perkataan yang positif supaya kita boleh mengalami hal yang baik. Amin.
Ingatlah, setiap ucapan ada kuasa sehingga yang kita perkatakan itu dapat terjadi.
This post is also available in:

