Membangun hidup Sukses

Share This Article

Ayat Bacaan: Keluaran 35:1-35

Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.

1 Korintus 15:33

 

Hidup yang penuh dengan kemenangan, serta kesuksesan selalu menjadi harapan, dan impian setiap manusia. Untuk membangun sebuah hidup yang sukses, tentunya tidak hanya dapat diraih secara instan, segalanya harus melalui proses. Yang pertama kita harus menjaga pergaulan kita, 1 Korintus 15:33 mengatakan pergaulan yang jahat merusak kebiasaan yang baik, ketika kita memiliki pergaulan yang salah maka akan sulit mencapai kesuksesan. Sebab kemungkinan dapat terpengaruh oleh orang-orang disekitar kita. Seperti halnya kisah anak yang hilang, anak yang sulung meninggalkan rumahnya dan pergi ke kota dan disana ia memiliki pergaulan yang buruk, sehingga akibatnya hartanya  habis bahkan ia jatuh miskin. Maka itu ketika kita ingin membangun hidup yang sukses, kita perlu menjalin pergaulan dengan benar, kita harus memperhatikan dengan siapa kita bergaul, bahkan kita juga harus memperhatikan lingkungan kita supaya hidup tidak dipengaruhi oleh hal buruk.

Kemudian hidup sesuai dengan kebenaran Firman, segala yang tertulis di dalam Firman itu merupakan tuntunan bagi kita untuk  menjalani hidup ini. Yosua 1:8 mengatakan hendaklah kita merenungkan Taurat Tuhan siang dan malam, supaya perjalanan kita berhasil dan beruntung. Mazmur 1 mengatakan kita akan berbahagia saat merenungkan FirmanNya, apa saja yang kita lakukan akan berhasil. Jadi dasar utama dalam membangun kesuksesan yaitu hidup di dalam Firman serta melakukan kebenaranNya dan jangan pernah menyimpang, karena perkataannya merupalan nasehat yang tepat bagi kita supaya tidak salah melangkah di dalam mengambil keputusan. Biarlah kita selalu taat dengan kebenaran Firman Tuhan.

Untuk membangun hidup sukses kita juga harus bekerja keras dan tidak malas. Sebab tidak ada kesuksesan yang akan diraih tanpa usaha dan kerja keras. Tuhan memberkati saat kita berusaha. Amsal 6:6 menuliskan ketika kita malas dapat belajar dari kehidupan semut yang rajin bekerja, dan rajin mengumpulkan makanan.

Selain itu juga kita tetap berharap pada Yesus sebagai sumber segalanya. Jangan pernah berharap kepada manusia, ataupun dengan yang kita miliki, sebab pengharapan di dalam Tuhan itu kekal dan teguh. Berbahagialah bagi kita yang senantiasa berharap kepadaNya.

Sekalipun kita mengalami kegagalan, dan mengalami tantangan, jangan menyerah teruslah maju di dalam menjalani hidup ini karena rencana Tuhan atas kita itu baik dan Ia pasti memberikan kemenangna di dalam hidup kita. Amin

 Menjadi sukses itu, hendaknya kita harus terus bekerja keras dan tidak menyerah dengan keadaan apapun

Share This Article

This post is also available in: English

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eleven − 4 =