Permulaan CMO 82 SD GKST Taronggo Bungku Utara, Morowali Utara, Sulawesi Tengah

Share This Article

Jumat, 3 September 2021 adalah tanggal keberangkatan kami ke Lokasi tujuan CMO 82 yang terletak di desa Taronggo, kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia dengan total jarak -+ 1,712.70 km (1,064.22 mi) jika ditarik garis lurus dari Jakarta Selatan.

Perjalanan kali ini menggunakan pesawat yang memakan waktu -+ 3 jam dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK) kemudian transit ke Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (UPG) hingga akhirnya Kami sampai di Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir di Desa Bubung, Luwuk, Banggai, Sulawesi Tengah (LUW).

Setelah menempuh perjalanan panjang melalui udara, Kami harus menempuh perjalanan darat dari Luwuk sampai ke lokasi yang dituju, yaitu Taronggo selama -+ 6,5 Jam dengan kondisi jalan yang menanjak dan menurun karena letak geografis Kecamatan Luwuk yang berada di lembah antara dua pegunungan Paka dan pegunungan Pongoti di pinggir pantai dan orang-orang sekitar menyebut Luwuk sebagai Thailandnya Indonesia. Luwuk menonjolkan kaya perairan dan berlokasi strategis yang menyuguhkan pemandangan teluk. Tak heran bila dijuluki Kota Berair karena dipadukan keindahan laut. Terkadang Kami harus melalui jalan yang berlubang dan rusak akibat tanah yang longsor.

 

SD GKST Taronggo terletak di daerah transmigran yang penduduk aslinya adalah Suku Wana di mana masih banyak anak-anak Suku Wana yang belum mendapatkan pendidikan yang layak, diantaranya belum bisa membaca. Bahkan bagi suku Wana, tidak masalah kalau mereka harus menikah di bawah umur. Itu sebabnya Pemerintah membangun sekolah ini untuk menjangkau anak-anak Suku Wana yang belum mendapatkan pendidikan yang layak.

Adapun pekerjaan yang dilakukan adalah Pembangunan Ruang Kelas 1 dan Kelas 2 yang baru dengan ukuran 9M x 16M, rehabilitas bangunan yang lama untuk dijadikan UKS dan Perpustakaan dengan ukuran 9M x 16M, rehabilitas dengan memasang keramik lantai dan pengecatan bangunan kelas 3 dan kelas 4 dengan ukuran 9M x 16M, rehabilitas WC pria dengan ukuran 2M x 4M, dan rehabilitas WC wanita dengan ukuran 2M x 4M. Rehabilitas dilakukan karena rusaknya plafon, retaknya tembok, rusaknya kusen kaca dan pintu.

Terima kasih atas support yang Anda berikan. Doakan dan terus dukung proyek CMO 82 ini sehingga dapat proyek ini bisa rampung dan membawa dampak bagi lingkungan sekitar Sekolah. Apa yang Kita tabur tidak akan sia-sia. Tuhan Yesus memberkati.

Share This Article