
Sewaktu Anda belum mengenal Yesus, Anda bisa diibaratkan sebagai seekor ulat yang jelek rupanya. Anda hanya dapat merayap ke sana ke mari, dibebani oleh dosa-dosa Anda, dan tak mampu mengubah kondisi yang ada. Pada saat itu Anda bisa saja bersembunyi dalam sebuah kepompong untuk menghindari akan kenyataan ini.
Lalu, Yesus hadir. Ia mulai mengubah hidup Anda. Ia menarik Anda keluar dari kepompong itu. Dan coba terka apa yang terjadi? Anda bukan seekor ulat lagi. Anda sudah menjadi kupu-kupu yang indah. Anda bebas terbang ke sana ke mari dalam anugerahNya. Ia memberikan suatu awal yang baru lagi kepada Anda.
Namun pada suatu hari, tatkala Anda sedang asyiknya terbang di atas sebuah kebun, Anda menoleh ke bawah. Siapa itu? Ternyata teman-teman lama Anda yang masih merayap sebagai ulat. Anda merasa kangen dengan mereka, jadi Anda memutuskan untuk bergabung dengan mereka sejenak. Biasa, mau nostalgia dulu, pikir Anda.
Kemudian, apakah ini berarti Anda berubah lagi menjadi ulat? Tentu tidak. Anda tetap saja seekor kupu-kupu, tetapi kupu-kupu yang memutuskan untuk hidup dengan cara yang lama. Tidak peduli seberapa keras Anda berusaha untuk menjadi ulat, di dalam lubuk hati, Anda tetap seekor kupu-kupu (II Korintus 5:17). Bukankah Tuhan telah berjanji dalam Galatia 2:19b-20: “Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang ini di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diriNya untuk aku.”
Saat ini mungkin Anda merasa bersalah dengan cara hidup Anda yang seperti ulat itu. Tetapi jangan lupa, Anda masih memiliki sayap kupu-kupu itu, dan Tuhan ingin Anda memakainya untuk kembali terbang tinggi dalam anugerahNya yang tiada habis-habisnya. Belum terlambat untuk kembali kepadaNya. Jadi, mengapa Anda menunda-nunda?
Terlalu sering kita berusaha mengubah tingkah laku kita tanpa mengubah kepercayaan kita. Cara demikian takkan berhasil. Kita harus mengubah kepercayaan kita sebelum kita dapat mengadakan perubahan yang berarti di dalam tingkah laku kita. Tak ada apapun yang dapat lebih mengubahkan tingkah laku anda daripada pengenalan yang benar akan Allah dan siapakah diri anda sebagai anakNya.

TRANSLATE
afrikaans
albanian
arabic
belarusian
bulgarian
catalan
chinese
chinese simplified
chinese traditional
croatian
czech
danish
dutch
english
estonian
finnish
french
galician
german
greek
hebrew
hindi
hungarian
icelandic
indonesian
irish
italian
japanese
korean
latvian
lithuanian
macedonian
malay
maltese
norwegian
persian
polish
portuguese
romanian
russian
serbian
slovak
slovenian
spanish
swahili
swedish
tagalog
thai
turkish
ukrainian
vietnamese
welsh
yiddish 